Peringatan Isra' Mi'raj 1446 H di Pematang Panjang: Semarak Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Muda

26 Januari 2025
Mister Goyo
Dibaca 57 Kali
Peringatan Isra' Mi'raj 1446 H di Pematang Panjang: Semarak Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Muda

Masjid Nurul Huda, Titi Merah, Desa Pematang Panjang dipenuhi dengan suasana penuh keberkahan dan kebersamaan dalam rangkaian acara syiar Islam yang diselenggarakan dengan meriah. Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Islam serta membangun semangat kebersamaan dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran agama.

Sambutan Hangat dari Tokoh Masyarakat

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Huda, Bapak Khairuzzaman. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kebersamaan dalam kegiatan keagamaan serta peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.

"Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan pengembangan karakter umat Islam. Mari kita jaga dan makmurkan masjid ini sebagai warisan untuk generasi mendatang," ujar Bapak Khairuzzaman.

Tak hanya itu, Kepala Desa Pematang Panjang, Bapak Hamdan, S.E., juga turut memberikan kata sambutan. Dalam kesempatan ini, beliau menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh panitia dalam menyelenggarakan acara yang penuh manfaat ini.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan motivasi kepada generasi muda untuk terus mencintai dan mempelajari agama Islam. Selain itu, saya juga mengajak para orang tua untuk selalu mendidik dan membimbing anak-anaknya agar tumbuh menjadi generasi Islami yang berkualitas," ujar Bapak Hamdan.

Kajian Islam dan Motivasi dari Ustadz Zulfikar, S.Pd.I

Setelah sesi sambutan, hadirin mendapatkan siraman rohani dari penceramah kondang, Ustadz Zulfikar, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan motivasi kepada para remaja masjid untuk terus mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang bisa merusak moral generasi muda.

"Remaja masjid adalah harapan umat. Mereka harus menjadi contoh dalam akhlak, ibadah, dan perilaku sehari-hari. Jangan pernah ragu untuk meniti jalan kebaikan, karena sesungguhnya Allah selalu bersama orang-orang yang berbuat baik," pesan Ustadz Zulfikar kepada para peserta yang hadir.

Selain itu, beliau juga mengingatkan para orang tua di Desa Pematang Panjang agar senantiasa menjaga dan mendidik anak-anaknya dengan nilai-nilai Islami yang kuat. Hal ini bertujuan agar generasi berikutnya tetap memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia.

Lantunan Merdu dari Qori’ah Nadhira Zahra dan Majelis Sholawat Muhabbatur Rasul

Keistimewaan acara ini semakin terasa dengan kehadiran Qori’ah berbakat, Nadhira Zahra, yang membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan penuh kekhusyukan. Suara merdunya menggema di dalam masjid, membuat para jamaah terhanyut dalam keindahan kalam Ilahi.

Tak hanya itu, acara juga dimeriahkan oleh Majelis Sholawat Muhabbatur Rasul yang menghadirkan lantunan sholawat yang indah dan menggugah hati. Jamaah yang hadir larut dalam suasana penuh keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Perlombaan Islami untuk Meningkatkan Semangat Generasi Muda

Sebagai bagian dari rangkaian acara, panitia juga menyelenggarakan beberapa perlombaan Islami yang diikuti oleh anak-anak dan remaja dari berbagai kelompok. Beberapa cabang perlombaan yang diadakan antara lain:

  1. Perlombaan Hadroh – Menampilkan kreativitas dalam memainkan seni musik Islami yang penuh makna.
  2. Perlombaan Surah Pendek – Menguji hafalan anak-anak dalam melantunkan surah-surah pendek dengan tajwid yang benar.
  3. Perlombaan Membarisi Surah – Mengasah kemampuan peserta dalam membaca dan memahami ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan baik.
  4. Dan berbagai perlombaan Islami lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap agama.

Antusiasme peserta dalam mengikuti perlombaan sangat tinggi. Para juri pun dibuat kagum dengan kemampuan anak-anak dalam melantunkan ayat suci, memainkan alat hadroh dengan harmonis, serta menampilkan bakat luar biasa di berbagai cabang lomba lainnya. Para pemenang mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kerja keras mereka dalam mengembangkan bakat keislaman.

Kesimpulan

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Pematang Panjang memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan semangat beribadah dan mencintai agama Islam semakin tumbuh dalam diri anak-anak, remaja, dan seluruh masyarakat.

Semoga acara ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya untuk mengadakan kegiatan serupa dalam rangka membangun generasi Islami yang kuat, berakhlak, dan berilmu. Allahumma Aamiin.