Pemantapan Stakeholder TPBIS 2025 dan Evaluasi Bantuan 2024: Dinas Perpustakaan Batu Bara Gelar Diskusi di Desa Pematang Panjang

Dinas Perpustakaan Kabupaten Batu Bara sukses menggelar acara diskusi tindak lanjut penerima bantuan 2024 dan pemantapan stakeholder Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) 2025 pada Kamis, 16 Januari 2025. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Pematang Panjang dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari penerima manfaat bantuan hingga perwakilan instansi terkait.
Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi program bantuan yang telah diberikan pada tahun 2024 sekaligus merancang strategi yang lebih efektif untuk implementasi TPBIS di tahun 2025. Diskusi ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman mereka dalam memanfaatkan bantuan serta memberikan masukan bagi penyempurnaan program di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Batu Bara, Elpandi, S.Ag., M.M., menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses literasi dan memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang telah diberikan benar-benar memberikan dampak positif bagi penerima manfaat. Selain itu, TPBIS 2025 harus menjadi lebih inklusif dan berdampak luas, terutama dalam mendukung ekonomi dan keterampilan masyarakat,” ujar Elpandi, S.Ag., M.M.
Peserta yang hadir aktif dalam diskusi, menyampaikan testimoni dan berbagi cerita sukses terkait pemanfaatan bantuan tahun sebelumnya. Salah satu peserta dari Desa Pematang Panjang, Maya Jufrianti, menyatakan bahwa program ini sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha berbasis literasi.
“Dengan adanya program TPBIS ini, kami tidak hanya sekadar membaca buku, tetapi juga mendapatkan pelatihan keterampilan yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Harapan kami, program ini bisa terus dikembangkan agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Maya Jufrianti.
Kepala Desa Pematang Panjang, Hamdan, S.E., turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan berharap agar program TPBIS terus dikembangkan demi kemajuan desa. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini karena literasi dan keterampilan sangat berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat,” ujar Hamdan, S.E.
Dinas Perpustakaan Kabupaten Batu Bara juga menyampaikan rencana penguatan kemitraan dengan berbagai stakeholder, termasuk sektor swasta dan komunitas literasi, guna memastikan kesinambungan program. Mereka berharap dengan adanya sinergi yang lebih erat, TPBIS 2025 dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di desa-desa yang masih membutuhkan akses terhadap sumber daya literasi dan pelatihan keterampilan.
Dengan suksesnya acara diskusi ini, diharapkan hasil evaluasi dan perencanaan yang telah dibahas dapat diimplementasikan secara optimal, sehingga transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial benar-benar dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Pematang Panjang dan sekitarnya.

Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin